Minggu, 27 Desember 2015

Proposal Kerja Praktek (Lanjutan)



V.      LANDASAN TEORI
            Work Sampling adalah suatu teknik untuk mengadakan sejumlah besar pengamatan terhadap aktifitas kinerja dari mesin dan proses bekerja seorang pekerja/operator (Sritomo Wignjosoebroto, 2003). Perbedaan metode Jam Henti dengan Sampling Pekerjaan adalah pada cara Sampling Pekerjaan pengamat tidak terus menerus berada ditempat pekerjaan melainkan mengamati hanya pada sesaat-sesaat pada waktu-waktu tertentu yang ditentukan secara acak.
Metode Sampling kerja sangat cocok untuk digunakan dalam melakukan pengamatan atas pekerjaan yang sifatnya tidak berulang dan memiliki siklus waktu yang relatif panjang. Prosedur penggunaannya cukup sederhana, yaitu melakukan pengamatan aktivitas kerja untuk selang waktu yang diambil secara acak terhadap satu atau lebih mesin atau operator dan kemudian mencatatnya apakah mesin atau operator tersebut dalam keadaan bekerja atau menganggur (idle).
Langkah-langkah yang dilakukan sebelum melakukan Sampling Pekerjaan antara lain :
1.    Menetapkan tujuan pengukuran, yaitu untuk apa sampling dilakukan, menentukan besarnya tingkat ketelitian dan keyakinan.
2.    Melakukan penelitian pendahuluan untuk mengetahui ada tidaknya sistem kerja yang baik.
3.    Memilih operator yang baik
4.    Melakukan Pelatihan bagi operator agar terbiasa dengan sistem kerja yang dilakukan.
5.    Melakukan pemisahan kegiatan sesuai yang ingin didapatkan.
6.    Menyiapkan peralatan yang diperlukan berupa papan pengamatan, lembaran-lembaran pengamatan, alat tulis.
Sampling pekerjaan memiliki banyak kegunaan khususnya dalam dunia industri. Berikut adalah keguanaan dari sampling pekerjaan.
1.    Mengetahui distribusi pemakaian waktu sepanjang waktu kerja oleh pekerja atau kelompok kerja.
2.    Mengetahui tingkat pemanfaatan mesin-mesin atau alat-alat pabrik.
3.    Menentukan waktu baku bagi pekerja-pekerja tidak langsung.
4.    Memperkirakan kelonggaran bagi suatu pekerjaan

VI.    METODOLOGI PENELITIAN
Metodologi pada kerja praktek ini memiliki dua macam metodologi. Berikut adalah metodologi kerja praktek yang akan dilakukan.
1.        Studi Lapangan
Studi lapangan yang dilakukan pada kerja praktek ini meliputi pengamatan, peninjauan, dan mempelajari langsung proses produksi yang dilakukan. Melakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait, dan dilanjutkan dengan menyusun laporan kerja praktek.
2.        Studi Pustaka
Studi pustaka yang dilakukan meliputi pengumpulan berbagai macam referensi terkait judul yang diambil dari buku pada perpustakaan kampus, perusahaan, dan lain-lain.

VII.   JADWAL PENELITIAN
Jadwal penilitian adalah jadwal kegiatan yang akan dilakukan penulis dari minggu ke-I sampai penulisan  ilmiah selesai. Jadwal kegiatan kerja praktek yang akan dilakukan penulis di PT. RUBERINDO, telah terperinci sebagai berikut.
No
Kegiatan
Februari 2015
Minggu I
Minggu II
Minggu III
Minggu IV
1
Persiapan kerja praktek di perusahaan



2
Mempelajari gambaran umum perusahaan



3
Wawancara dan konsultasi dengan pihak terkait.

4
Mempelajari proses produksi dan pendistribusian produk
5
Melakukan pendalaman terhadap  permasalahan yang dipilih


6
Pengumpulan data yang dibutuhkan
7
Menyusun laporan kerja praktek





VIII.  PENUTUP
Pelaksanaan Kerja Praktek ini diharapkan menjadi awal dari bentuk kerjasama yang baik antara lembaga pendidikan dan pihak perusahaan, yaitu antara Universitas Gunadarma, Depok. khususnya Program Studi Teknik Industri dengan PT Ruberindo. Suatu kesempatan yang berharga apabila penulis dapat melakukan Kerja Praktek yang didukung oleh PT. Ruberindo, sehingga dapat membuka wawasan dan pengalaman mahasiswa dibidang proses produksi bertujuan meningkatkan produktivitas. Hasil dari Kerja Praktek ini akan disusun dalam bentuk laporan hasil penelitian dan akan dipresentasikan di lingkungan Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Gunadarma. Besar harapan penulis atas terkabulnya permohonan Kerja Praktek ini. Atas perhatian dan bantuannya, penulis ucapkan terima kasih.

Depok, 27 Januari 2015

 Hormat Saya



 
   Chandra Hermawan

Kamis, 17 Desember 2015

Proposal Kerja Praktek ( Latar Belakang dan Perumusan Masalah)

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

MEMPELAJARI TINGKAT PRODUKTIVITAS PEKERJA
PT. RUBERINDO


Hasil gambar untuk lambang gunadarma


Oleh:
CHANDRA HERMAWAN
3ID04
31413869


PROGRAM STUDI S1
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015

I.         JUDUL
MEMPELAJARI TINGKAT PRODUKTIVITAS PEKERJA PT. RUBERINDO

II.        LATAR BELAKANG
Manusia memiliki aktivitas yang berbeda-beda yang sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Pekerjaan setiap manusia memiliki ukuran waktu yang telah disesuaikan dengan bidangnya, semakin baik tingkat kerja manusia tersebut maka akan semakin sedikit waktu dan biaya yang dipergunakan. Tingkat kerja yang baik dapat di lihat dari keefesienan dan keefektifan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Produktivitas pekerjaan yang dihasilkan oleh manusia dalam pekerjaannya merupakan hal inti yang berpengaruh untuk hasil yang telah diproduksi terutama dalam dunia industri. Metode yang dapat mengatasi produktivitas pekerjaan yaitu sampling pekerjaan (work sampling). Metode sampling pekerjaan dapat digunakan menjadi alat ukur dalam menentukan produktivitas operator yang dapat berpengaruh dengan hasil produksinya, bahkan dapat memberikan solusi yang optimal bagi operator tersebut.
Tujuan yang dapat diambil dari penulisan ilmiah ini adalah:
1.      Mempelajari proses produksi dari  produk PT. RUBERINDO
2.      Mempelajari sistem kerja dari produk PT. RUBERINDO
3.      Mengetahui hasil produksi yang dihasilkan dan mempelajari tingkat produktivitas pekerja

IV.       PERUMUSAN MASALAH
            Keingingan perusahaan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan sehingga perusahaan dapat menambah nilai produksi.